Belajar Dari Mana Saja di tamanpustaka.com

Mulai Belajar

IPA KELAS VII

Klasifikasi Makhluk Hidup

Andi Tedy, 28 - Desember - 2021 1964

makhluk hidup macam - macam makhluk hidup kehidupan makhluk hidup pergerakan makhluk hidup Ciri-Ciri Makhluk Hidup Klasifikasi Makhluk Hidup Respirasi pada hewan dan manusia Respirasi pada tumbuhan Gerak pada tumbuhan Gerak pada hewan dan manusia Protozoa


blogs-images

Mengklasifikasikan makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diminati dan menyajikan hasil pengklasifikasian makhluk hidup dan benda dilingkungan sekitar berdasarkan karakteristik yang diminati.

Daftar Isi :

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

1. Bernapas adalah proses pengambilan oksigen dari lingkungan untuk pembakaran atau oksidasi. Di dalam sel-sel tubuh organisme, sarisari makanan akan bereaksi dengan oksigen, kemudian menghasilkan energi serta uap air dan karbon dioksida. Peristiwa pembentukan energi tersebut dinamakan respirasi. Energi digunakan untuk aktivitas organisme, sedangkan uap air dan karbon dioksida akan dikeluarkan dari tubuh.

a. Respirasi pada hewan dan manusia

Organisme dilengkapi dengan alat-alat khusus untuk mengambil oksigen. Manusia dan hewan yang hidup di darat umumnya memiliki paru-paru untuk mengambil oksigen, sedangkan hewan air menggunakan insang untuk mengambil oksigen.

b. Respirasi pada tumbuhan

Tumbuhan mengambil oksigen dari udara melalui lubang-lubang kecil pada daun yang disebut stomata (mulut daun) dan dari lentisel (celah batang). Akar tumbuhan dapat mengambil oksigen dari rongga-rongga udara yang terdapat di dala m tanah.

2. Bergerak adalah berpindah dari posisi semula.

a, Gerak pada hewan dan manusia Pada umumnya, hewan dan manusia dapat menggerakkan seluruh bagian tubuhnya. Gerakan itu disebabkan oleh kerja otot. Gerak, pada hewan dan manusia memungkinkan mereka berpindah tempat. Pergerakan dilakukan dengan alat-alat khusus, seperti kaki, sirip, atau sayap. Gerak pada manusia dan hewan disebut gerak aktif.

b. Gerak pada tumbuhan

Gerak pada tumbuhan dilakukan oleh bagian-bagian tubuhnya, yaitu akar, batang, daun, dan bunga. Bagian-bagian tersebut bergerak ketika tumbuhan tumbuh atau menanggapi rangsang. Gerak pada tumbuhan disebut gerak pasif. Gerak pada tumbuhan bertujuan untuk mendapatkan air, mineral, udara, dan cahaya.

3. Peka terhadap rangsang (iritabilitas), artinya dapat menerima dan menanggapi rangsang, Menanggapi rangsang erat hubungannya dengan gerak dan pengeluaran cairan tubuh organisme. Ada rangsang yang berasal dari dalam tubuh dan ada pula yang berasal dari luar tubuh.

a. Iritabilitas pada hewan dan manusia

Pada hewan dan manusia, rangsang yang berasal dari dalam tubuh, di antaranya rasa lapar, haus, nyeri, senang, sedih, takut, dan marah. Untuk menerima rangsang yang berasal dari luar tubuh, manusia dan hewan dilengkapi dengan alat-alat indra. Setiap alat indra mempunyai kepekaan tertentu untuk menerima rangsang.

b. Iritabilitas pada tumbuhan

Walaupun tidak memiliki saraf, tumbuhan memiliki kepekaan terhadap rangsang, seperti rangsang cahaya, air, dan sentuhan tertentu.

4. Makan adalah proses memasukkan zat yang diperlukan oleh tubuh melalui alat pencernaan. Setiap organisme memerlukan makanan sebagai penghasil tenaga atau energi yang digunakan untuk bergerak, tumbuh, dan melakukan kegiatan lainnya.

a.Kebutuhan makanan pada tumbuhan

Tumbuhan mampu membuat makanan sendiri di dalam tubuhnya melalui proses fotosintesis. Selain itu, tumbuhan juga memerlukan mineral yang digunakan untuk mempercepat pertumbuhan serta pembentukan bunga dan buah.

b. Kebutuhan makanan pada manusia dan hewan

Untuk memenuhi kebutuhan makanan, manusia dan hewan memakan tumbuhan dan hewan lain.

5. Tumbuh dan berkembang

a.Tumbuh adalah proses pertambahan volume makhluk hidup karena jumlah dan ukuran sel bertambah.

b. Berkembang adalah proses pertumbuhan menuju dewasa yangditandai mulai berfungsinya organ reproduksi.

6. Berkembang biak (reproduksi) adalah bertambah banyaknya makhluk hidup. Perkembangbiakan makhluk hidup dapat terjadi dengan cara vegetatif atau generatit.

a. Tak kawin (vegetatif) adalah perkembangbiakan dari satu induk tanpa melalui perkawinan. Individu baru (anakan) berkembang dari tubuh induknya melalui tunas atau membelah diri.

b. Kawin (generatif) adalah perkembangbiakan dengan dua induk melalui perkawinan, yaitu meleburnya sel kelamin jantan dan sel kelamin betina.

Klasifikasi Makhluk Hidup

  1. Keanekaragaman makhluk hidup terjadi karena adanya perbedaan ciri.
  2. Perbedaan ciri makhluk hidup dapat terjadi pada organ dalam satu individu, antarindividu dalam satu jenis, dan di antara jenis.
  3. Untuk mempermudah mengenal dan mempelajari makhluk hidup, dilakukan klasifikasi (pengelompokan). Pengelompokan didasarkan atas persamaan cini makhluk hidup. Semakin banyak persamaan ciri yang dimiliki, semakin dekat kekerabatannya, dan sebaliknya.
  4. Kunci identifikasi adalah petunjuk yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelompok maupun jenis organisme,
  5. Penamaan ilmiah makhluk hidup menggunakan sistem binomial nomenklatur (sistem tata nama ganda), yaitu kata pertama menunjukkan genus dan penulisannya diawal huruf besar, sedangkan kata kedua menunjukkan spesies dan penulisannya diawali huruf kecil,

  6. Susunan takson atau tingkatan klasifikasi meliputi dunia (kingdom) ► divisio (tumbuhan) atau filum (hewan) - kelas (classis) ~ bangsa (ordo) -suku (famili), marga (genus) jenis (spesies).

  7. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, para ahli biologi memperkenalkan beberapa sistem klasifikasi, yaitu sistem dua kingdom, tiga kingdom, empat kingdom, dan lima kingdom.

  8. Sistem dua kingdom mengelompokkan makhluk hidup menjadi tumbuhan (Plantae) dan hewan (Animalia). Tumbuhan adalah makhluk hidup yang memiliki dinding sel dan dapat berfotosintesis. Hewan adalah makhluk hidup yang dapat berpindah tempat.
  9. Sistem tiga kingdom mengelompokkan makhluk hidup menjadi tumbuhan (Plantae), hewan (Animalia), dan jamur (Fungi). Jamur adalah organisme yang tidak memiliki klorofil dan dinding selnya mengandung kitin.

  10. Sistem empat kingdom mengelompokkan makhluk hidup menjadi tumbuhan (Plantae), hewan (Animalia), jamur (Fungi), dan Monera. Monera adalah makhluk hidup bersel satu yang tidak memiliki membran inti sel. Makhluk hidup yang tergolong Monera adalah bakteri dan ganggang biru (Cyanobacteria).

  11. Sistem lima kingdom mengelompokkan makhluk hidup menjadi tumbuhan (Plantae), hewan (Animalia), jamur (Fungi), Monera, dan Protista. Protista adalah makhluk hidup yang memiliki membran inti sel,bersel tunggal atau bersel banyak, tetapi belum mengalami diferensiasi. Protista dibedakan menjadi Protista mirip hewan (Protozoa), Protista mirip tumbuhan (Alga/ganggang), dan Protista mirip jamur.
  12. Protozoa dapat dikelompokkan berdasarkan alat geraknya, yaitu sebagai berikut.

    a. Hewan berkaki semu (Rhizopoda), bergerak dengan kaki semu. Contohnya Amoeba.

    b. Hewan berbulu cambuk (Flagellata), bergerak dengan bulu cambuk atau flagella. Contohnya Euglena.

    C. Hewan berbulu getar (Ciliata), bergerak dengan bulu getar atau silia. Contohnya Paramecium.

    d. Alga keemasan (Chrysophyta), memiliki pigmen kuning kehijauan (santofil). Contohnya Ochromonas.

  13. Alga dapat dikelompokkan berdasarkan pigmen yang dikandungnya, yaitu sebagai berikut.

    a. Alga hijau (Chlorophyta), memiliki pigmen hijau. Contohnya Spirogyra dan Chlorella.

    b. Alga merah (Rhodophyta), memiliki pigmen merah (fikoeritrin). Contohnya Euchema.

    C. Alga cokelat (Phaeophyta), memiliki pigmen cokelat kehijauan (fukosantin). Contohnya Sargassum.

    d. Hewan berspora (Sporozoa), tidak memiliki alat gerak. Contohnya Plasmodium (penyebab penyakit malaria).

  14. Protista mirip jamur terdiri atas jamur air (Oomycota) dan jamur lendir (Myxomycota).

  15. Monera adalah kelompok makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti sel (prokariota). Organisme ini biasanya bersel satu. Contohnya bakteri dan ganggang biru.
  16. Bakteri dibedakan menjadi empat kelompok berdasarkan bentuknya, yaitu bakteri batang (Bacil), bakteri bola (Coccus), bakteri koma (Vibrio), dan bakteri spiral atau per (Spirochaeta).

  17. Fungi (jamur) memiliki membran inti sel (eukariota), tidak berklorofil, tersusun dari satu sel atau banyak sel, dan berkembang biak dengan spora. Jamur hidup sebagai organisme pembusuk atau pengurai (saprofit), serta parasit pada tumbuhan, hewan, dan manusia.

  18. Plantae (tumbuhan) memiliki sel banyak (multiseluler), memiliki membran inti sel (eukariota), dan berklorofil. Contohnya lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan biji.
  19. Animalia (hewan) memiliki sel banyak (multiseluler), memiliki membran inti sel (eukariota), tidak berklorofil, heterotrof, dan mampu berpindah tempat. Berdasarkan ada tidaknya tulang belakang, hewan dib kan menjadi hewan bertulang belakang (Vertebrata) dan hewan tak bertulang belakang (Invertebrata). Contoh Vertebrata adalah ikan, katak, ayam, kadal, kerbau, dan orang utan, sedangkan contoh Invertebrata adalah semut, cacing, udang, siput, bintang laut, dan gurita.

klasifikasi makhluk hidup

Sumber


*) Dikutip dari berbagai sumber

 

Subscribe...

Masukkan e-mail untuk mendapatkan artikel terbaru

Atau follow kami di :

Tentang Taman Pustaka

Taman Pustaka adalah website yang membahas tentang pelajaran sekolah, madrasah dan pengetahuan umum. Taman Pustaka juga sebagai media pembelajaran bagi para siswa, santri, mahasiswa, serta masyarakat umum yang ingin mengembangkan pengetahuan. pada setiap artikel di taman pustaka di lengkapi gambar dan video agar kandungan materi dalam artikel dapat lebih mudah dipelajari.