Belajar Dari Mana Saja di tamanpustaka.com

Mulai Belajar

IPA KELAS VIII

Partikel-Partikel Materi

Andi Tedy, 18 - Januari - 2022 391

Penemu partikel macam partikel penyusun partikel A. Partikel Penyusun Materi Atom lon Molekul Apakah partikel materi itu? Struktur Atom Nomor atom Isotop Molekul Unsur Molekul Senyawa


blogs-images

Udara di sekitar kita mengandung banyak ion positif dan negatif. Ion-ion tersebut terbentuk secara alami akibat radiasi sinar kosmik, gelombang elektromagnetik, sinar matahari, cahaya lampu, atau air terjun. Banyak ion negatif terdapat di sekitar air terjun atau saat hujan turun. Contoh ion negatif tersebut sebagian besar berupa ion oksigen (O2-), ion karbonat (CO3-), ion nitrogen dioksida (NO2), dan ion nitrogen trioksida (NO3). Ion-ion negatif tersebut terdapat di udara dalam keadaan stabil dengan cara mengikat molekul air. Itulah sebabnya banyak ion negatif terdapat di sekitar air terjun atau pada waktu hujan turun. Apakah yang dimaksud dengan ion negatif dan ion positif? Kamu akan menemukan jawabannya dalam bab ini. 

Daftar Isi :

A. Partikel Penyusun Materi

Materi dapat ditemui dalam kehidupan di dunia ini. Contoh materi yang ada di lingkungan sekitar yaitu logam, air, udara, serta dalam tubuh hewan, tumbuhan, manusia. Materi diartikan sebagai sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Massa adalah banyaknya materi atau zat yang terkandung dalam suatu benda, sedangkan volume adalah banyaknya partikel yang dikandung dalam suatu zat.

Sifat-sifat yang dimiliki setiap jenis materi berbeda dari semua materi lain sehingga memberinya identitas yang unik, contoh gula dan garam. Kesamaan gula dan garam yaitu sama-sama berwarna putih. Namun, kedua materi memiliki sifat yang bertolak belakang. Gula berasa manis, sedangkan garam berasa asin. Saat dipanasi, gula akan meleleh dan berwarna cokelat. Sementara itu, garam akan membara dan memberikan warna kuning saat dipanasi. Perbedaan sifat materi itu ditentukan oleh perbedaan partikel penyusun materi.

Apakah partikel materi itu? Semua materi tersusun dari butiran-butiran kecil dengan mata secara langsung. Butiran-butiran kecil yang masih memiliki sifat dari materi. Ada tiga macam partikel materi yaitu atom, ion, dan molekul.

1. Atom

Jika sebuah potongan besi dipotong menjadi dua, potongan tersebut masih memiliki sifat dari besi itu. Jika dipotong lagi, potongan tersebut masih memiliki sifat dari besi dan seterusnya. Pada suatu saat potongan besi tersebut tidak dapat dipotong lagi. Hal ini karena sudah terlalu kecil, tetapi masih mempunyai sifat dari besi. Partikel terkecil yang masih memiliki sifat dari besi tersebut dinamakan atom besi. Jadi, atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur yang masih mempunyai sifat unsur tersebut. Atom merupakan partikel dasar penyusun materi. Materi yang terdiri atas atom unsur yaitu unsur murni. Contoh besi, aluminium, emas, dan perak.

Para ilmuwan menggambarkan bentuk atom dalam sebuah model atom. Model atom pertama kali dikemukakan oleh John Dalton dengan postulatnya seperti berikut.

  1. Setiap materi terdiri atas partikel terkecil yang disebut atom.
  2. Atom tidak dapat dibagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil.
  3. Atom-atom suatu unsur sama tetapi berbeda dengan atom unsur lain. 
  4. Senyawa adalah materi yang terdiri atas dua jenis atom atau lebih dengan perbandingan tertentu.
  5. Reaksi kimia adalah penataan ulang atom-atom. 

a. Struktur Atom 

Di dalam partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi (atom), terdapat bagian-bagian penyusun atom. Bagian-bagian itu disebut partikel-partikel subatom yang terdiri atas proton, elektron, dan neutron. Menurut Bohr, proton dan neutron bergabung membentuk inti atom (nukleus). Adapun elektron dari atom mengelilingi inti  Proton bermuatan positif, neutron bermuatan netral, dan elektron bermuatan negatif.

Pergerakan elektron mengelilingi inti terjadi pada tingkatan energi yang berbeda-beda. Tingkatan energi yang ditempati elektron disebut kulit. Setiap kulit dapat ditempati elektron dengan jumlah tertentu. Kulit pertama berisi maksimal dua elektron, kulit kedua berisi maksimal 8 elektron, dan kulit ketiga berisi maksimal 18 elektron. 

Atom memiliki muatan netral. Hal ini karena sebuah atom memiliki proton yang bermuatan positif dan elektron yang bermuatan negatif dalam jumlah yang sama. Sebuah atom memiliki nomor atom dan nomor massa. Nomor atom adalah banyak proton atau elektron dalam suatu atom. Sementara itu, nomor massa atau nukleus atau inti atom adalah jumlah dari proton dan neutron suatu atom. Secara umum, penulisan nama atom, nomor atom, dan nomor massa suatu atom dituliskan sebagai berikut.

Nomor atom

A = nomor massa = jumlah proton + neutron

Z= nomor atom = jumlah proton = jumlah elektron

A-Z = jumlah neutron = nomor massa - nomor atom X = lambang atom

Misalnya suatu atom dilambangkan dengan 73 Al. Ini berarti, atom tersebut adalah atom aluminium dengan nomor atom 13 dan nomor massa 27. Jumlah proton, jumlah elektron, dan nomor atom aluminium sama yaitu 13, sedangkan jumlah neutron atom aluminium 14. 

Partikel - Partikel Materi

b. Isotop

Semakin banyak proton dan neutron yang dimiliki sebuah atom, semakin besar pula nomor massanya. Pada umumnya, suatu atom mempunyai berbagai macam bentuk. Atom-atom ini disebut isotop. Setiap bentuk atom yang merupakan isotop mempunya mlah proton dan elektron sama, tetapi jumlah neutronnya berbeda. Oleh karena itu, semua isotop dari suatu atom memiliki nomor atom sama tetapi nomor massanya berbeda. Setiap isotop juga memiliki sifat-sifat fisik yang berbeda tetapi sifat-sifat kimianya sama, contoh isotop karbon. Atom karbon mempunyai tiga isotop yaitu 126C, 13.C, dan 14.C.

2. lon

Atom selain bergabung membentuk molekul dapat juga membentuk ion. Ion yaitu atom yang memiliki muatan listrik. Ada dua jenis muatan ion, yaitu muatan positif yang disebut kation dan muatan negatif yang disebut anion. Kation terbentuk jika atom kehilangan 1 elektron sehingga atom menjadi bermuatan positif, contoh atom Na melepaskan 1 elektron menjadi ion Nat. Reaksinya: Na → Nat +e". Anion terbentuk jika atom menerima elektron dari atom yang lain, sehingga atom menjadi bermuatan negatif, contoh atom Cl menangkap 1 elektron menjadi ion Cl-. Reaksinya: Cl + e- → C

Senyawa yang terbentuk dari kation dan anion disebut senyawa ionik. Contoh garam dapur (NaCl). Garam dapur terbentuk dari ion Nat dan ion Cl-. Senyawa ionik memiliki titik leleh yang lebih tinggi daripada senyawa selain ionik. Hal ini karena ikatan kimia yang terjadi antara ion positif dan ion negatif sangat kuat sehingga untuk memutuskannya diperlukan energi yang lebih besar.

3. Molekul 

Molekul adalah partikel yang merupakan gabungan dari dua atom atau lebih. Molekul dituliskan sebagai rumus kimia yang menunjukkan jenis dan banyak atom penyusun molekul tersebut. Molekul merupakan partikel penyusun senyawa, contohnya senyawa karbon dioksida. Karbon dioksida merupakan gas hasil pembakaran yang mengandung berjuta-juta molekul karbon dioksida. Rumus kimia karbon dioksida adalah CO2. Hal ini berarti setiap molekul karbon dioksida terbentuk dari satu atom karbon dan dua atom oksigen.

Molekul dibedakan menjadi dua, yaitu molekul unsur dan molekul senyawa.

a. Molekul Unsur

Molekul unsur merupakan gabungan antara unsur-unsur sejenis. Unsur-unsur pembentuk molekul unsur adalah unsur nonlogam. dibedakan menjadi empat, sebagai berikut.

  1. Molekul unsur monoatomik, yaitu molekul unsur yang terdiri atas satu atom unsur sejenis, contoh Li, Mg, C, dan B.
  2. Molekul unsur diatomik, yaitu molekul unsur yang terdiri atas dua atom sejenis. Molekul unsur ini umumnya dimiliki unsur-unsur berwujud gas, contoh F2, Bra, Cl2, dan 12
  3. Molekul unsur triatomik, yaitu molekul unsur yang terdiri atas tiga atom sejenis, misal Oz
  4. Molekul unsur tetraatomik, yaitu molekul unsur yang terdiri atas empat atom unsur sejenis. Molekul unsur ini dimiliki oleh atom P, As, dan Sb, bentuk molekulnya P4, As4.
  5. unsur oktaatomik, yaitu molekul unsur yang terdiri atas delapan atom unsur sejenis.

b. Molekul Senyawa

Molekul senyawa merupakan gabungan dari unsur-unsur yang berbeda jenis. Contoh molekul senyawa yaitu air (H20), nitrogen dioksida (NO2), dan gula (C6H1206).

c. Perbedaan Molekul Unsur dan Molekul Senyawa

Perbedaan molekul unsur dan molekul senyawa terletak pada jenis atom penyusunnya. Molekul unsur terdiri atas gabungan unsur-unsur sejenis dan merupakan unsur nonlogam. Adapun molekul senyawa terdiri atas gabungan unsur-unsur yang tidak sejenis. Unsur yang tidak sejenis dapat berupa unsur logam dan unsur nonlogam, misal air. Air merupakan senyawa yang terbentuk dari 1 atom oksigen dan 2 atom hidrogen.

d. Molekul dalam kehidupan sehari-hari 

1. Air

Air merupakan salah satu komponen penting dalam tubuh manusia. Apabila manusia kekurangan air, ia akan mengalami dehidrasi yang dapat mengakibatkan kematian. Air memiliki sifat dapat melarutkan semua senyawa nonorganik sehingga air dinamakan pelarut universal.

2. Oksigen

Oksigen merupakan salah satu penyusun udara. Oksigen dihasilkan oleh reaksi fotosintesis. Oksigen dalam suhu kamar berupa gas yang memiliki sifat tidak berbau dan reaktif sehingga mudah bereaksi dengan unsur lain. Reaksi yang melibatkan oksigen disebut reaksi oksidasi, contoh pembakaran.

3) Butana

Butana merupakan gas hasil pengolahan minyak bumi yang diolah menjadi gas dalam wujud cair. Gas ini dikenal dengan nama elpiji. Elpiji digunakan oleh sebagian masyarakat untuk memasak. Gas butana memiliki sifat tidak berbau dan mudah terbakar. Oleh karena tidak berbau, dalam penggunaannya gas butana selalu ditambahkan zat tertentu agar berbau sehingga ketika terjadi kebocoran dapat langsung diketahui. Hal ini untuk mencegah terjadinya kebakaran dan meledaknya tabung gas.

 

Sumber


*) Dikutip dari berbagai sumber

Subscribe...

Masukkan e-mail untuk mendapatkan artikel terbaru

Atau follow kami di :

Tentang Taman Pustaka

Taman Pustaka adalah website yang membahas tentang pelajaran sekolah, madrasah dan pengetahuan umum. Taman Pustaka juga sebagai media pembelajaran bagi para siswa, santri, mahasiswa, serta masyarakat umum yang ingin mengembangkan pengetahuan. pada setiap artikel di taman pustaka di lengkapi gambar dan video agar kandungan materi dalam artikel dapat lebih mudah dipelajari.